Uang Rupiah Baru Bergambar 12 Pahlawan Nasional

Uang rupaiah baru nantinya akan berbeda dari sebelumnya. Perbedaannya terletak pada gambar pahlawan atau tokoh yang biasanya selalu menjadi gambar halaman depan uang rupiah. Nantinya uang rupiah, akan dibuat dengan 12 Pahlawan Nasional. Rencana penggunaan gambar 12 Pahlawan, sebagai gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas dan Rupiah Logam Negara Kesatuan Republik Indonesia, merupakan salah satu bentuk penghargaan kepada Pahlawan Nasional.

uang rupiah bergambar 12 pahlawan nasional
Rencana tersebut sudah di tuangkan dalam Keputusan Presiden Nomor: 31 Tahun 2016, yang berisi tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional Sebagai Gambar Utama Pada Bagian Depan Rupiah Kertas dan Rupiah Logam Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang ditanda tangani Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 September 2016.

Siapa saja Pahlawan Nasional yang akan tergambar di bagian depan uang rupiah NKRI? Berikut kami sajikan nama-nama pahlawan Nasional tersebut:

Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta sebagai gambar utama pada bagian depan rupiah kertas NKRI yang nominal pecahan tertinggi saat ini. Dua tokoh penting Proklamasi ini akan bersama-sama tergambar pada pecahan kertas sebesar seratus ribu rupiah. Untuk pecahan uang rupiah 50.000,00 akan terpampang gambar tokoh Pahlawan Nasional Ir. H. Djuanda. Tokoh yang dikenal dengan perannya dalam wilayah laut Indonesia yang terkenal dengan Deklarasi Djuanda ini , merupakan Perdana Menteri Indonesia ke 10 sekaligus yang terakhir.

Pecahan dua puluh ribu rupiah akan bergambar Gubernur Sulawesi pertama saat awal kemerdekaan Republik Indonesia, Dr. G. S. S. J. Ratulangi. Untuk pecahan sepuluh ribu rupiah akan bergambar Pahlawan Nasional yang berasal dari Indonesa Timur tepatnya Papua. Ia adalah Frans Kaisiepo.

Pecahan lima ribu rupiah akan bergambar sosok politisi Indonesia yang berpengaruh pada masanya dan pernah menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama. Ia adalah Dr. K.H. Idham Chalid. Pengangkatan K.H. Idham Chalid sebagai Pahlawan Nasional ditetapkan pada tahun 2011.

Pecahan kertas sebesar dua ribu rupiah nantinya akan bergambar Pahlawan Nasional Mohammad Hoesni Thamrin. Untuk uang pecahan rupiah kertas sebesar seribu rupiah akan bergambar Pahlawan Nasional dari Aceh, Tjut Meutiah. Tjut Meutiah dianugerahi Pahlawan Nasional pada tahun 1964. Kemudian untuk pecahan uang logam sebesar seribu rupiah akan bergambar Pahlawan Nasional anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia yang mewakili Sunda Kecil atau saat ini Bali dan Nusa Tenggara yaitu. Mr. I Gusti Ketut Pudja. Pada awal kemerdekaan ia ditunjuk Presiden Soekarno waktu itu, sebagai Gubernur Sunda Kecil

Untuk pecahan uang logam lima ratus rupiah akan terukir gambar pahlawan yang berasal dari Sumatera Utara, yaitu Letnan Jendral TNI Tahi Bonar Simatupang. Tahi Bonar Simatupang lebih dikenal dengan T.B. Simatupang merupakan tokoh militer dan gereja. Ia pernah bertugas sebagai Kepala Staf Angkatan Perang Republik Indonesia (KASAP) menggantikan Pangeran Jendral Soedirman yang wafat. Ia mendapat gelar Pahlawan Nasional saat pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2013.

Pecahan uang logam dua ratus rupiah bergambar Pahlawan Nasional Dr. Tjiptomangunkusumo. Tjipto Mangoenkoesoemo merupakan tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia, sebagai salah satu dari “ Tiga Serangkai”. Dan terahir untuk pecahan uang logam sebesar seratus rupiah akan bergambar Dr. Ir.H erman Johannes. Dr. Ir Herman Johannes adalah cendekiawan, politikus, dan ilmuwan Indonesa, yang menghabiskan waktunya sebagai Guru Besar Universitas Gajah Mada (UGM). Ia pun pernah menjabat sebagai rektor UGM dari tahun 1961 sampai 1966.

Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan yaitu 5 September 2016.

,

Post navigation