Ini Jawaban Mengapa Mobil Sering Mogok di Atas Rel Kereta Api

mengapa-mobil-sering-mogok-di-atas-rel-kereta-api
Sering kita mendengar kabar terjadinya kecelakaan, yang terjadi di pintu perlintasan rel kereta api.
Kecelakaan ini terjadi karena beberapa faktor. Antara lain.

# kelalaian pengendara sebagai contoh: pengendara atau individu yang tidak memperhatikan rambu rambu pada pintu perlintasan kereta api. Mereka tetap menyebrang walau sudah ada penghalang yang meminta pengguna kendaraan untuk berhenti menanti melintasnya kereta api.

# tidak ada fasilitas portal penghalang di perlintasan kereta api. Jelas pemerintah harus melengkapi fasilitas keselamatan khususnya di pinti perlintasan kereta api.

# bunuh diri, hemm jika kecelakaan seperti ini tentu kita tidak mempersalahkan siapapun kecuali orang yang bunuh diri tersebut.

# kelalaian petugas penjaga. Ya bisa jadi, namanya juga manusia, saat akan ada kereta melintas, petugas tertidur misalya.

# faktor fisika. Lho kok ada faktor fisika segala. Nah inilah faktor yang perlu kita pelajari dan pahami.

Faktor fisika, apa an itu? Hal ini dapat di lihat dari peristiwa mobil mogok di tengah rel kereta api? Tentunya ini kondisi yang menegangkan dan berbahaya. Tak jarang kasus kecelakaan kereta api menabrak mobil karena mobil yang tak mau distarter lagi ketika mencapai tengah rel kereta api. Mengapa hal itu bisa terjadi ya?

Gesekan antara roda-roda kereta api dengan relnya adalah penyebabnya. Menurut Dr Ir. Djoko Sungkono, kepala Laboratorium Motor Bakar Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, ketika roda-roda kereta api bergesekan dengan kedua relnya, maka terjadilah impedansi (hambatan listrik) sehingga mesin mobil enggan menyala kembali.

Efek impedansi ini tidak masalah bagi mesin yang hidup, tapi bagi mesin yang mati biasanya akan terkena efeknya. Efek impedansi terutama terjadi pada mobil berbahan bakar bensin, meski kadang pada kendaraan berbahan bakar solar juga terpengaruh.

Pada kendaraan berbahan bakar bensin, starter digerakkan oleh dinamo yang akan menghasilkan medan magnet untuk selanjutnya menggerakkan mesin mobil. Proses inilah yang dihalangi oleh impedansi ketika mobil berada di atas rel. Efek impedansi dapat terjadi meskipun kereta api masih berada 1,5 km jauhnya dari tempat mobil mogok di atas rel!

Nah, bagaimana mengatasi hal ini? Jika kamu mengalaminya, segera keluar dari dalam mobil dan cari bantuan untuk mendorong mobil. Namun jika tak ada kesempatan untuk menyelamatkan mobil, tentu saja keselamatan jiwa adalah hal pertama yang harus kita pikirkan.

Alternatif lain yang dapat dilakukan adalah dengan membunyikan klakson. Menyalakan klakson dapat memutus aliran listrik yang tercipta dari gesekan roda-roda kereta api dengan relnya sehingga memberi kemungkinan untuk menyalakan mesin mobil.

Tapi, kalau ternyata dengan cara ini nggak bisa juga, nggak ada pilihan selain keluar meninggalkan mobil sebelum kereta datang. Bagaimanapun juga nyawa tetaplah yang lebih penting!

Jadi bagi siapapun yang akan melintas rel kereta api harus hati hati, harus waspada. Faktor kesadaran dan pengetahuan manusia akan aspek fisika yang terjadi juga perlu di pahami. Agar tidak terjadi kendaraan mogok di atas rel kereta api.

, ,

Post navigation