Angkot Misterius di Malam Jum’at

Purbalingga siapa tidak mengenalnya. Sebuah kabupaten yang terletak di kaki gunung Slamet yang selalu slamet= selamat. Purbalingga sendiri adalah nama kota yang merupakan ibu kotanya kabupaten yang sebelah timurnya berbatasan dengan kabupaten Banjarnegara dan sebelah baratnya berbatasan dengan kabupeten Banyumas. Akses menuju kota Purbalingga sangat mudah. Bus antar kota siap mengantarkan Anda ke asal kelahiran Jendral Sudirman ini.

angkot misterius
angkot misterius

Purbalingga dikenal sebagai tempatnya pabrik bulu mata. Puluhan pabrik bulu mata ada di sini. Dan mempekerjakan ribuan pekerja yang hampir sebagian besar adalah kaum wanita. Para karyawan yang kebanyakan wanita harus berangkat pagi pulang sore, bahkan kadang-kadang harus pulang malam, jika ada lemburan.

Di suatu malam, sorang karyawan pabrik bulu mata harus pulang paling akhir, karena ia harus menyelesaikan tugasnya sebagai personil keuangan di sebuah pabrik bulu mata. Ia terbiasa pulang larut malam. Tentu tidak ada rasa takut sedikitpun di dalam dirinya. Toh, Purbalingga terkenal sebagai kota yang aman.

Ia pun berjalan ke terminal Purbalingga, sejauh dua ratus meter. Jarum jam menunjukan pukul sepuluh malam. Malam itu suasanan agak berbeda, ternyata benar malam itu malam Jum’at Kliwon yang orang jawa umumnya mengatakan malam Jum’at kliwon merupakan malam yang keramat, alias angker. Si perempuan tersebut akhirnya mendapatkan Angkot yang ia dapati setelah menuunggu sekitar dua puluh menit. Angkot Purbalingga melayani trayek ke wilayah Kecamatan-kecamatan di kabupaten tersebut. Karena larut malam angkot tersebut hanya ada seorang penumpang, yaitu si perempuan tersebut. Tidak biasanya hari itu sangat sepi. Karena tidak ada penumpang lain, kemudian angkot berangkat, menuju ke utara arah Bobotsari.

Saking capeknya wanita itu mengantuk dan tertidur di dalam angkot.
Tepat di jalan yg sepi, wanita itu terbangun.
Ada yang aneh, merasa angkot berjalan sangat pelan, dia langsung melirik ke arah kemudi, betapa kagetnya saat dia melihat ke depan, angkot berjalan tetapi tidak ada sopirnya.
——
Maka bagi saudara sebangsa dan setanah air, khususnya perempuan jika naik angkot malam-malam apalagi saat malam Jumat Kliwon, harus ekstra hati-hati. Bisa jadi anda akan mengalami kejadian seperti si perempuan tadi.
——–
Kita lanjutkan ceritanya..

Tanpa perlu berfikir si perempuan tersebut tersebut langsung menjerit:
“Tolooong, tooolooong”, namun tampaknya malam sudah terlalu malam, atau mungkin ini keangkeran malam Jum’at. Wanita itu pun sadar, tidak ada seorang pun yang akan menolongnya. Satu satunya cara adalah ia harus keluar dari anggutan misterius tersebut.
Wanita tersebut langsung membuka kaca jendela, tampaknya ia akan melompat dari jendela angkot tersebut. Ia pun bersiap-siap melompat dengan menjulurkan kepala ke luar kaca.

Saat mengeluarkan kepalanya, wanita tersebut bertambah kaget, karena ada kepala yg muncul dari belakang sambil berktata:
“Tidak usah teriak-teriak bu, kalau bi sa si.. bantu dorong ni angkot, …angkotnya MOGOK!!!!”.

sabar—-sabar—–sabar—-

,

Post navigation