Sebab Mabuk Kendaraan dan Cara Mengatasinya

Sebagian besar orang tentu pernah merasakan mual, pusing atau bahkan muntah ketika berada di dalam kendaraan tatkala melakukan perjalanan. Bahkan banyak orang yang tidak mau naik kendaraan bermotor, karena alasan ,takut mabuk kendaraan. Hal tersebut sangat wajar dan dapat dimaklumi, sebab ternyata otak kita punya alasan khusus mengapa kita mabuk kendaraan.

Mabuk kendaraan
Menjadi supir membuat kita tidak mabuk

Menurut para ahli, mabuk kendaraan merupakan sifat bawaan karena manusia belum lama menggunakan alat transportasi seperti mobil, bus, kapal atau pun pesawat untuk berkelana, dan otak kita belum sepenuhnya bisa beradaptasi. Namun, ada sebagian orang yang beruntung karena otak mereka telah mampu beradaptasi dengan baik terhadap kendaraan yang bergerak.

Selain itu, ada alasan lain yang menyebabkan kita mabuk kendaraan. Ketika berada di dalam kendaraan yang bergerak, otak kita menerima sinyal yang bertentangan dari mata dan telinga. Mayoritas indera kita mengatakan bahwa tubuh kita sedang dalam keadaan statis, karena secara teknis, tubuh kita memang diam ketika duduk di kendaraan. Di waktu yang bersamaan, otak juga tahu bahwa kita sedang bergerak dalam kecepatan tertentu, berdasarkan sensor keseimbangan di dalam telinga bagian dalam kita.

Misalnya saja, ketika kita menatap lantai kendaraan , menatap atap kendaraan atau membaca buku ketika berada di dalam bus, mata kita akan mengirimkan respon kepada otak, bahwa kita sedang tidak bergerak. Sementara telinga mengatakan hal sebaliknya. Akibatnya, bukannya menyadari bahwa kita sedang membaca buku di bus, otak kita berpikir bahwa kita sedang keracunan, dan satu-satunya cara untuk menghalau racun ialah dengan memuntahkan isi perut.

“Ketika otak dibingungkan dengan hal-hal semacam itu, ibaratnya dia akan berkata ‘oh, entah apa yang harus dilakukan, yang jelas tubuh sedang sakit’,” kata ahli saraf Dean Burnett dari Cardiff University.

“Hasilnya, kita pun mabuk karena otak terus menerus khawatir akan diracuni,” ujarnya.

Untuk mengatasi sebab mabuk kendaraan, cobalah melihat ke luar jendela dan menatap kejauhan. Dengan cara tersebut dapat membuat sinyal dari mata dan telinga menjadi singkron.

Bagi orang yang mabuk, duduk di depan juga bukan tanpa alasan. Dengan duduk di samping supir, orang tersebut dipaksa untuk melihat ke luar dan ini dapat mengurangi penyebab mabuk kendaraan.

Menjadi pengemudi juga membantu mengurangi mabuk kendaraan. Karena dengan mengemudi dan menatap jalanan, ada banyak bukti visual yang dikirim ke otak dan meyakinkannya bahwa kita benar-benar bergerak.

Kesimpulan
Mengapa terjadi mabuk kendaraan,ini lah alasannya
1. Tubuh manusia atau orang yang mabuk kendaraan masih membutuhkan adaptasi terhadap kendaraan bermotor.
2. Antara otak dan panca indra masih memiliki perbedaan persepsi. Panca indra beranggapan tubuh kita statis, sedangkan otak kita menyadari tubuh kita sedang melakukan perjalanan yaitu ikut bergerak mengikuti laju kendaraan.

Untuk mengatasi mabuk kendaraan
1. Lihatlah keluar dan menatap kejauhan.
2. Duduk di kursi depan atau samping supir
3. Menjadi pengemudi, juga bisa menghindari mabuk kendaraan.

, ,

Post navigation